Pada era modern seperti sekarang ini, kita tidak bisa lepas dari isu-isu global yang semakin kompleks. Tantangan yang dihadapi semakin berat dan kompleks, mulai dari perubahan iklim, konflik internasional, krisis ekonomi, hingga krisis kemanusiaan yang terus berlangsung. Dalam menghadapi tantangan ini, saya percaya bahwa keushuluddinan dapat menjadi panduan kita dalam memahami isu-isu global dan mencari solusi yang tepat.
Dalam pandangan keushuluddinan, kita diajarkan untuk menghargai keberagaman dan saling memahami di antara manusia. Kita juga diajarkan untuk bersikap adil dan berbuat kebaikan kepada sesama, serta menjaga lingkungan hidup. Semua nilai-nilai ini sangat relevan dalam menghadapi isu-isu global saat ini.
Misalnya, isu perubahan iklim yang semakin merajalela. Kita bisa melihat bagaimana bencana alam semakin sering terjadi, seperti banjir dan kekeringan yang merusak tanaman pangan dan mengancam kelangsungan hidup manusia. Dalam pandangan keushuluddinan, kita diajarkan untuk menjaga lingkungan hidup dan tidak merusak alam semata-mata demi kepentingan diri sendiri.
Kemudian, isu konflik internasional yang semakin meruncing. Konflik antar negara dan antar agama seringkali menimbulkan kebencian dan permusuhan di antara manusia. Dalam pandangan keushuluddinan, kita diajarkan untuk saling menghormati dan berusaha untuk memahami pandangan orang lain, serta tidak memaksakan kehendak sendiri.
Dan tidak ketinggalan, isu krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai negara. Banyak orang yang hidup dalam kondisi yang sangat sulit dan membutuhkan bantuan dari kita. Dalam pandangan keushuluddinan, kita diajarkan untuk membantu sesama dan berbuat kebaikan tanpa memandang suku, agama, atau ras.
Saudara-saudari yang saya hormati,
Semua isu-isu global ini memang sangat kompleks dan sulit dipecahkan. Namun, jika kita memandangnya dari sudut pandang keushuluddinan, kita akan lebih mudah memahami akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, mari kita terus belajar dan menerapkan nilai-nilai keushuluddinan dalam kehidupan sehari-hari, agar kita dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan dunia modern yang semakin kompleks.
Terima kasih.
Created by: Nafila Putri Awalia (Mahasiswi Sejarah Peradaban Islam, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)

Komentar
Posting Komentar